Angels Blog

Welcome To Uwie Blog....

Senin, 31 Januari 2011

Jangan Asal Minum Antibiotik

 
Bijaklah dalam mengonsumsi antibiotik. Paalnya, bahkan antibiotik dalam dosis yang kecil dapat mengganggu keseimbangan mikroba yang hidup di dalam usus, dengan konsekuensi kesehatan yang tak terduga, demikian dilaporkan para peneliti Amerika Serikat.
Sebuah studi dari tiga wanita yang diberikan antibiotik jenis ciprofloxacin menunjukkan obat tersebut menekan seluruh populasi bakteri menguntungkan, dan setidaknya seorang perempuan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih.
Penelitian yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences, mendukung kebijaksanaan umum bahwa antibiotik dapat merusak kuman "baik" yang hidup di tubuh.
Hal ini juga dapat mendukung ide di balik pengembangan produk probiotik, termasuk yogurt, yang mengandung kultur hidup bakteri baik.
Para peneliti menguji tiga relawan sehari-hari, memberikan mereka antibiotik ciprofloxacin selama 5 hari (dua kali sehari) selama studi 10-bulan.
Mereka melakukan tes DNA pada sampel tinja dari para relawan untuk menentukan jenis mikroba yang hidup dalam usus.
"Pengaruh ciprofloxacin pada mikrobiota usus ternyata mendalam dan cepat," tulis Les Dethlefsen dan David Relman dari Stanford University di California.
Lebih dan lebih banyak studi mendukung gagasan bahwa manusia dan hewan lainnya memiliki hubungan simbiotik dengan kuman. Mikroba dalam usus membantu mencerna makanan dan kuman 'baik' dapat mengambil ruang sekaligus menjauhkan bakteri 'buruk'.
"Distal usus manusia adalah salah satu ekosistem paling kompleks di planet ini," tulis para peneliti dalam studi ini.
Mikroba pada usus dapat mempengaruhi obesitas dan mungkin memainkan peran dalam alergi. Lactobacillus reuteri, yang ditemukan dalam ASI, dapat melindungi terhadap infeksi rotavirus.

Beberapa studi terbaru menemukan bahwa bakteri tertentu menyebabkan radang yang dapat mempengaruhi nafsu makan serta kondisi peradangan usus seperti penyakit Crohn dan kolitis.

Secara teratur menghapus populasi bakteri tubuh juga dapat membantu mendorong penyebaran dengan cepat bakteri yang resisten terhadap obat, kata tim Stanford seperti dilansir Reuters Health.

Jadi,  jangan sedikit-sedikit minum antibiotik ya. Apalagi tanpa pengawasan dokter!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar