Angels Blog

Welcome To Uwie Blog....

Rabu, 30 Maret 2011

8. telekomunikasi data



MAKALAH TIK
JARINGAN TELEKOMUNIKASI DATA PADA PERANGKAT
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI


 








Disusun oleh :
NAMA : ERIC RIANSYAH
KELAS : X.1


SMA MUHAMMADIYAH 04 ANDONG
2011


JARINGAN TELEKOMUNIKASI DATA PADA PERANGKAT TIK

A.  KOMUNIKASI DATA
Jaringan komunikasi data dapat di klasifikasikan menjadi lima:
1.  Local Area Network (LAN)
LAN merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
2.  Metropolitan Area Network (MAN)
MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3.  Wide Area Network (WAN)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4.  Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5.  Peer-to-Peer
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Adi dapat memakai program yang dipasang di komputer Ida, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno‘, misalnya AT, dan ingin membeli komputer baru, katakanlah Pentium IV atau DialCore, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipejari dan dipakai.
Model Jaringan Sederhana
GAMBAR: Model Jaringan Sederhana

1.  Perangkat Pembangunan Jaringan
Dalam membangun sebuah jaringan LAN ada beberapa persyaratan yang dipenuhi atau disediakan antara lain:
a.     Software (perangkat lunak) jaringan
Merupakan perangkat lunak yang mendukung untuk aplikasi jaringan komputer yang meliputi:
§         PC operating system, misalnya MS DOS, OS/2, Windows, NT dan lain-lain.
§         Sistem Operasi jaringan (NOS=Network Operating System)
§         Protokol
§         Program aplikasi
§         Internet sharing
b.     Hardware (perangkat keras) jaringan
Merupakan seperangkat komponen jaringan komputer yang merupakan syarat untuk membangun sebuah jaringan komputer.
Komponen utama jaringan komputer yang harus ada minimal adalah:
a. Server
b. Workstation (PC Client)
c. NIC (Network Interface Card)
d. Kabel dan konektor
e. Peralatan tambahan:
- Hub
- Repeater
- Bridge
- Router
2.  Sistem Operasi Jaringan
Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringan, yaitu sistem operasi client-server dan sistem operasi jaringan peer to peer.
a.     Jaringan client-server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan dedicated server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan:
§         Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
§         Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
§         Sistem bakcup data lebih baik, karena jaringan client server back up dilakukan terpusat di server, yang akan memback up seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan:
§         Biaya operasional relatif lebih mahal
§         Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
§         Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka seluruh jaringan akan terganggu.

b.     Jaringan peer to peer
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan:
§         Antarkomputer dalam jaringan dapat saling berbagi pakai fasilitas yang dimiliki seperti harddisk, drive, modem, printer, dll.
§         Biaya oprasional relatif murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
§         Kelangsunagn kerja jaringan tidak tergantung pada satu server sehingga jika slah satu komputer mengalami gangguan, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Kelemahan:
§         Penanganan jaringan lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Komunikasi pada jaringan client-server terjadi antara server dengan workstation.
§         Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer di samping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerja atau aplikasi sendiri.
§         Sistem keamana jaringan ditentukan oleh masing-masing komputer dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
§         Back up data harus dilakukan oleh masing-masing komputer.




DAFTAR PUSTAKA


http://blog-jaringan-
komputer.blogspot.com/2011/01/komunikasi-data-antarkomputer.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar